TiltUp.IDInvestigasi dan OSINT  |  Agung Hardiansyah
Jurnalisme  |  Investigasi

LIPUTAN INVESTIGASI
DAN OSINT

DARI PETUNJUK TERBUKA SAMPAI BUKTI YANG BISA DIUJI: VERIFIKASI, GEOLOKASI, PENELUSURAN PERUSAHAAN, DAN KEAMANAN

Disusun oleh Agung Hardiansyah

Di laptop: ←→ pindah slide, M menu, / cari, F layar penuh. Di ponsel atau tablet: pakai tombol bawah atau geser layar. Hampir semua kotak dan tombol bisa diklik.

AHU Onlinepemilik perusahaanPutusanriwayat perkaraCitra satelitlokasi dan waktudari petunjuk terbuka ke bukti yang bisa diujiperiksa, catat, arsipkan, konfirmasi
Peta pelatihan

150 Menit, Enam Bagian

OSINT adalah alat, bukan jalan pintas. Hasilnya baru berguna bila diverifikasi, dicatat, dan dikonfirmasi. Ketuk bagian mana pun untuk melompat.

AHU Onlinepemilik perusahaanPutusanriwayat perkaraCitra satelitlokasi dan waktudari petunjuk terbuka ke bukti yang bisa diujiperiksa, catat, arsipkan, konfirmasi

Kasus, tokoh, dan angka dalam latihan adalah fiktif. Materi ini edukatif dan bukan nasihat hukum. Portal dan alat pihak ketiga sering berubah: periksa versi terbaru.

Bagian 1 dari 6  |  ± 20 menit
01

Dasar Investigasi dan OSINT

Apa itu liputan investigasi, apa tempat OSINT di dalamnya, dan bagaimana menimbang kekuatan bukti.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah
Dasar

OSINT Itu Alat, Investigasi Itu Kerja

OSINT membantu menemukan dan menguji petunjuk. Investigasi menyatukan petunjuk menjadi temuan yang bisa dipertanggungjawabkan.

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah

Liputan mendalam

  • Mengungkap hal yang belum diketahui publik atau sengaja ditutupi, demi kepentingan publik.
  • Berbasis bukti dan proses yang bisa diuji ulang oleh editor, narasumber, dan pembaca.
  • Membutuhkan waktu, rencana, dan dukungan redaksi.

Informasi sumber terbuka

  • Mengumpulkan dan menganalisis informasi yang tersedia secara publik, misalnya media sosial, citra satelit, basis data, dan arsip web.
  • Berkeley Protocol memakai istilah informasi sumber terbuka digital dan menekankan cara kerja yang profesional, legal, dan etis.

OSINT satu bagian dari kerja

  • Investigasi juga memakai wawancara, dokumen lewat permohonan informasi publik, kunjungan lapangan, dan sumber manusia.
  • OSINT memberi petunjuk dan pembanding; konfirmasi tetap datang dari orang dan dokumen.
  • Temuan OSINT yang tak terkonfirmasi cukup menjadi petunjuk, bukan kesimpulan.

Terbuka tidak berarti bebas dipakai

  • Data yang dapat dilihat publik tetap bisa tergolong data pribadi.
  • Mengumpulkan banyak data kecil menjadi profil utuh bisa melukai orang.
  • Pertimbangan kepentingan publik, proporsionalitas, dan keselamatan berlaku sejak awal.
Cara kerja

Delapan Langkah yang Bisa Diulang

Mulai dari pertanyaan yang tajam. Hipotesis memandu pencarian, dan temuan boleh membantahnya.

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah
LangkahYang dilakukanHasil yang dicatat
1. PertanyaanRumuskan pertanyaan yang dapat dijawab dan penting bagi publikSatu kalimat pertanyaan
2. HipotesisTulis dugaan sementara yang bisa dibuktikan atau dibantahHipotesis dan apa yang membantahnya
3. Rencana sumberPetakan dokumen, data, dan orang yang bisa menjawabDaftar sumber dan urutan akses
4. KumpulkanAmbil bahan, tangkap layar, unduh, dan arsipkanLog bahan dengan tanggal dan tautan
5. VerifikasiUji keaslian, asal, tanggal, dan lokasiStatus tiap bahan: terverifikasi atau belum
6. AnalisisHubungkan temuan, cari pola dan celahPeta hubungan dan kronologi
7. KonfirmasiMinta tanggapan pihak yang diberitakan dan beri waktu layakCatatan permintaan dan jawaban
8. Tulis dan arsipkanSusun berita dengan sumber tertelusur; simpan berkas liputanBerkas yang bisa diuji bila digugat
Kebiasaan penting

Tulis log sejak langkah 1: apa, dari mana, kapan, siapa yang mengambil. Log yang rapi menyelamatkan Anda saat editor, narasumber, atau hakim bertanya.

Menimbang sumber

Makin Dekat ke Sumber, Makin Kuat

Tidak semua bahan setara. Ukur kekuatan sumber sebelum membangun temuan di atasnya.

DOKUMEN ASLIpemilik atau lembagaSALINAN TERPERCAYAarsip resmiKUTIPAN MEDIAcari sumber awalUNGGAHAN ANONIMbutuh pendukungmakin ke bawah, makin perlu penguat independen
JenisContohKekuatanPenguat yang dibutuhkan
Dokumen asli dari pemilik atau lembagaAkta dari AHU, putusan pengadilan, laporan keuanganKuatPeriksa keaslian, nomor, dan tanggal
Rekaman primer yang terverifikasiVideo dengan lokasi dan waktu terbuktiKuatKonfirmasi perekam bila mungkin
Salinan terpercayaArsip lembaga atau portal resmiCukup kuatCocokkan dengan sumber lain
Kutipan media lainBerita yang mengutip dokumenSedangCari dokumen atau sumber aslinya
Unggahan anonim atau pesan berantaiFoto tanpa keterangan perekamLemahJangan dipakai sebelum ada penguat independen
Keluaran AIRingkasan atau rujukan buatan AIPetunjuk sajaTelusuri ke sumber asli sebelum dipakai
Aturan jempol

Satu bahan kuat lebih berharga daripada sepuluh bahan lemah yang saling mengutip. Hati-hati dengan sumber yang kelihatan banyak tetapi berasal dari satu unggahan awal.

Simulasi interaktif

Seberapa Kuat Bahan Ini?

Nilai tiap bahan fiktif: kuat, perlu penguat, atau lemah. Delapan kasus.

DOKUMEN ASLIpemilik atau lembagaSALINAN TERPERCAYAarsip resmiKUTIPAN MEDIAcari sumber awalUNGGAHAN ANONIMbutuh pendukungmakin ke bawah, makin perlu penguat independen
Kasus

Kuis cepat

Dasar Investigasi dan OSINT ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 2 dari 6  |  ± 30 menit
02

Verifikasi dan Geolokasi

Menguji asal, waktu, dan lokasi gambar atau video sebelum dipakai atau diberitakan.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas
Kerangka kerja

Tanyakan Lima Hal pada Setiap Bahan

Kerangka yang lazim dipakai: asal, sumber, tanggal, lokasi, dan motif. Ketuk tiap pertanyaan.

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas

Apakah ini yang asli?

  • Cari unggahan paling awal, bukan yang paling banyak dibagikan.
  • Bandingkan versi: potongan, terjemahan, dan tambahan teks sering menyembunyikan asal.
  • Pencarian gambar terbalik dan pencarian kata kunci berdasarkan waktu membantu.

Siapa yang merekam?

  • Identifikasi perekam atau pengunggah pertama dan jejak akunnya.
  • Apakah akun itu konsisten dengan lokasi dan waktu yang diklaim?
  • Hubungi perekam bila mungkin: tanyakan apa yang tidak terlihat di gambar.

Kapan direkam?

  • Tanggal unggah bukan tanggal rekam.
  • Cocokkan dengan cuaca, bayangan, acara, atau berita lain pada hari itu.
  • Arsip web dapat menunjukkan kapan sebuah halaman muncul.

Di mana?

  • Pencocokan dengan peta, citra satelit, dan foto jalan.
  • Cari benda tetap: bangunan, papan nama, jembatan, bentuk garis pantai.
  • Satu petunjuk jarang cukup; cari beberapa yang saling menguatkan.

Mengapa direkam dan disebarkan?

  • Siapa yang diuntungkan oleh penyebaran bahan ini?
  • Apakah ada konteks yang sengaja dipotong?
  • Rekaman sah bisa dipakai menipu bila dilepas dari konteksnya.
Alat dasar

Cari Asal Gambar dan Video

Mulai dari alat yang gratis dan mudah diakses. Gunakan beberapa mesin, karena hasilnya berbeda.

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas
AlatFungsiCatatan
Google LensMencari gambar serupa dan mengenali objekTermasuk dalam daftar alat Bellingcat; baik untuk objek dan tempat
TinEye, Bing, YandexPencarian gambar terbalik pada indeks yang berbedaDipakai bersamaan; hasil kerap saling melengkapi
InVID-WeVerify (ekstensi browser)Memecah video menjadi bingkai kunci untuk dicari terbalik; membaca metadata; memperbesar gambar; analisis forensik gambar diamGratis; dikembangkan dari proyek InVID dan WeVerify (didukung Uni Eropa)
Wayback Machine, Archive.todayArsip halaman web untuk melacak versi lamaTermasuk dalam daftar alat Bellingcat
Pencarian media sosial berdasarkan waktuMencari unggahan paling awal dengan kata kunci dan rentang tanggalFitur tiap platform berubah; periksa pengaturan pencarian lanjutan
Catatan

Hasil nihil bukan bukti keaslian. Konten baru atau privat mungkin belum terindeks. Daftar alat bisa berubah; Bellingcat mencatat bahwa tidak semua alat dalam daftarnya direkomendasikan tanpa catatan.

Simulasi interaktif

Baca Petunjuk di Dalam Gambar

Ketuk tiap petunjuk untuk melihat teknik dan alatnya. Lalu jawab pertanyaan akhir.

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas
SKENARIO

Kronolokasi

Bayangan Bisa Menjawab Jam

Posisi matahari, cuaca, dan peristiwa pembanding membantu memperkirakan kapan sebuah gambar direkam.

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas

Arah dan panjang

  • Arah bayangan menunjukkan posisi matahari; panjangnya menunjukkan ketinggiannya.
  • Dengan lokasi yang sudah diketahui, alat seperti SunCalc dapat memperlihatkan arah dan sudut matahari pada tanggal tertentu.
  • Hasilnya perkiraan, bukan angka pasti.

Cocokkan dengan data

  • Bandingkan hujan, mendung, kabut, dan kering dengan data cuaca historis.
  • Perhatikan perbedaan wilayah: cuaca bisa berbeda antar kecamatan.
  • Basah di tanah belum tentu hujan di hari itu.

Penanda waktu lain

  • Papan acara, baliho, atau seragam yang terkait tanggal tertentu.
  • Berita lain yang menyebut kejadian pada hari itu.
  • Tampilan layar, jam di dinding, atau waktu di bingkai ponsel.

Batas metode

  • Satu petunjuk waktu mudah salah; cari beberapa.
  • Bayangan dipengaruhi tinggi objek dan medan.
  • Saat ragu, tulis rentang waktu dan sebutkan dasarnya.
Data di balik berkas

Berkas Menyimpan Lebih dari Isinya

Metadata dapat membantu atau menyesatkan. Perlakukan sebagai petunjuk, bukan bukti.

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas

Data tentang berkas

  • Foto dan video dapat memuat metadata seperti jenis perangkat, waktu, dan kadang koordinat.
  • Alat seperti InVID-WeVerify dapat membaca EXIF gambar JPEG dan metadata video MP4 dan membuka koordinat di peta bila ada.

Platform membuang metadata

  • Banyak platform media sosial dan aplikasi pesan menghapus atau memampatkan metadata saat berkas diunggah.
  • Karena itu, berkas dari pesan berantai jarang membawa metadata asli.
  • Minta berkas asli dari perekam bila memungkinkan.

Jangan jadikan satu-satunya dasar

  • Metadata dapat diedit; tanggal perangkat bisa salah.
  • Cocokkan dengan petunjuk visual dan sumber lain.
  • Tulis dalam catatan bahwa metadata sudah dibaca dan hasilnya.

Metadata milik Anda juga

  • Foto yang Anda terbitkan dapat membocorkan lokasi atau perangkat.
  • Hapus metadata dari foto narasumber sebelum dibagikan bila itu berisiko.
  • Pikirkan keselamatan sumber dan tim.
Simulasi interaktif

Video Viral Masuk, Lalu Apa?

Sebuah video kerusuhan beredar dan editor meminta Anda memeriksanya. Urutkan langkah yang paling masuk akal. Ketuk sesuai urutan, lalu periksa.

bayangan, papan nama, bentuk jalancocokkan beberapa petunjuk independenlalu konfirmasi ke saksi atau otoritas
Kuis cepat

Verifikasi dan Geolokasi ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 3 dari 6  |  ± 30 menit
03

Orang, Perusahaan, dan Uang

Menelusuri rekam jejak, struktur kepemilikan, perkara, kontrak, dan permohonan informasi publik.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

PT UTAMA ABADIPT Cabang 160%YayasanpengurusCV Mitra40%?siapa pemilik manfaat sebenarnya?AHU, akta, putusan, dan kontrak membantu menjawab
Rekam jejak

Rekam Jejak Bukan Profil Pribadi

Telusuri yang relevan dengan kepentingan publik. Jangan menyusun dossier tentang kehidupan pribadi.

PT UTAMA ABADIPT Cabang 160%YayasanpengurusCV Mitra40%?siapa pemilik manfaat sebenarnya?AHU, akta, putusan, dan kontrak membantu menjawab

Siapa yang ditelusuri?

  • Pejabat dan tokoh publik: tugas dan keputusan publiknya sah ditelusuri.
  • Warga biasa: perlu alasan kepentingan publik yang jelas dan proporsional.
  • Kehidupan pribadi, keluarga, dan anak umumnya di luar cakupan kecuali berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

Apa yang dilihat

  • Pemberitaan, pernyataan resmi, dan akun resmi.
  • Putusan pengadilan dan laporan resmi; jabatan dan pengurus perusahaan.
  • Laporan harta pejabat untuk penyelenggara negara.
  • Hindari alamat rumah, nomor telepon pribadi, dan data keluarga.

Jangan salah orang

  • Nama yang sama banyak. Cocokkan dengan beberapa atribut: tempat dan tanggal lahir, jabatan, perusahaan, foto, dan wilayah.
  • Kesalahan identitas pada tuduhan serius adalah salah satu risiko terbesar.
  • Konfirmasi ke yang bersangkutan sebelum menyimpulkan.

Tulis status yang akurat

  • Bedakan: dilaporkan, diperiksa, tersangka, terdakwa, terpidana, dan putusan berkekuatan hukum tetap.
  • Catatan kejahatan termasuk data pribadi yang perlu kehati-hatian ekstra menurut UU PDP.
  • Praduga tak bersalah tetap berlaku (UU Pers Pasal 5 ayat 1).
Struktur kepemilikan

Siapa di Balik Nama Perusahaan?

Perusahaan berlapis sering menyembunyikan pemilik manfaat. Mulailah dari sumber resmi dan bangun petanya.

PT UTAMA ABADIPT Cabang 160%YayasanpengurusCV Mitra40%?siapa pemilik manfaat sebenarnya?AHU, akta, putusan, dan kontrak membantu menjawab
SumberIsi umumCatatan
AHU Online (Kementerian Hukum)Layanan administrasi badan hukum; juga kanal pelaporan pemilik manfaatCakupan akses publik berubah; periksa data apa yang bisa dilihat tanpa kewenangan
Pemilik manfaat (beneficial ownership)Orang yang pada akhirnya mengendalikan atau menikmati manfaat perusahaanPermenkum 2/2025 mengubah skema lapor mandiri menjadi verifikasi terpadu; sumber media tidak menyebut akses publik
Akta, laporan, dan dokumen terbukaPengurus, saham, alamat, dan perubahanCocokkan antar dokumen; data bisa lama
Putusan dan perkaraSengketa kepemilikan, utang, dan kepailitanPeriksa status putusan
OpenCorporatesPencarian data perusahaan lintas negaraTermasuk dalam daftar alat Bellingcat; cakupan Indonesia terbatas, periksa
ICIJ Offshore Leaks DatabaseData perusahaan, yayasan, dan dana luar negeri dari bocoran yang dipublikasikan ICIJGratis dan daring. Keberadaan nama bukan bukti pelanggaran
Pola yang patut dicurigai

Alamat atau pengurus yang sama pada banyak perusahaan, perusahaan baru memenangkan proyek besar, dan perubahan pengurus mendadak. Itu indikator untuk digali lebih jauh, bukan bukti.

Portal resmi

Banyak Data Sudah Tersedia di Portal Resmi

Pelajari fungsi tiap portal dan batasnya. Data resmi pun bisa terlambat, tidak lengkap, atau keliru.

PT UTAMA ABADIPT Cabang 160%YayasanpengurusCV Mitra40%?siapa pemilik manfaat sebenarnya?AHU, akta, putusan, dan kontrak membantu menjawab
PortalUntuk apaCatatan
e-LHKPN (KPK)Laporan harta kekayaan penyelenggara negaraBerisi pernyataan pelapor. Bukan audit dan bukan bukti tindak pidana
Direktori Putusan Mahkamah AgungPutusan pengadilan berbagai tingkatTidak semua putusan diunggah; identitas tertentu disamarkan; periksa kelengkapan
SIPP (penelusuran perkara pengadilan)Jadwal, status, dan tahapan perkara per pengadilanTiap pengadilan punya laman sendiri; cakupan dan tampilan beragam
Portal pengadaan pemerintah (LPSE, INAPROC)Paket pengadaan, peserta, dan pemenangStruktur portal dapat berubah; unduh dan arsipkan datanya
Laporan keuangan dan keterbukaan informasi perusahaan terbukaKinerja, pemegang saham besar, dan transaksi tertentuHanya perusahaan yang wajib melapor
Catatan

Daftar ini dari pengetahuan pengajar dan portal yang dikenal; tampilan dan cakupan berubah. Selalu simpan tangkapan layar dan tautan dengan waktu akses.

UU 14/2008

Minta Dokumen Lewat Jalur Resmi

UU Keterbukaan Informasi Publik memberi hak meminta informasi dari badan publik. Ketahui tenggatnya.

halaman bisa hilangtangkapan + tautan arsip + waktusimpan sebelum menghubungi pihak yang diperiksajejak digital bisa dihapus dalam sekejap
TahapKetentuanTenggat
Ajukan permohonanKepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID); pastikan menerima nomor tanda terima-
Jawaban tertulisBadan publik memberi tahu diterima atau ditolak10 hari kerja
PerpanjanganBila informasi belum dikuasai atau belum diputuskan apakah dikecualikanTambah 7 hari kerja
KeberatanAjukan ke atasan PPID bila ditolak atau tidak puas30 hari kerja sejak penolakan
Tanggapan atasanAtasan PPID menjawab secara tertulis30 hari kerja sejak keberatan diterima
Sengketa informasiAjukan ke Komisi Informasi bila tidak puas atas keputusan atasan14 hari kerja sejak keputusan diterima
Catatan

Informasi dari PPID tidak dikenai biaya; biaya salinan ditanggung pemohon. Ada informasi yang dikecualikan, misalnya yang dapat menghambat penegakan hukum atau membuka rahasia pribadi. Tenggat dari ringkasan Pemprov DKI Jakarta; baca teks UU.

Pola dan indikator

Uang Meninggalkan Jejak Dokumen

Telusuri aliran uang lewat kontrak, hibah, aset, dan perusahaan. Indikator bukan bukti, jadi jaga bahasa.

PT UTAMA ABADIPT Cabang 160%YayasanpengurusCV Mitra40%?siapa pemilik manfaat sebenarnya?AHU, akta, putusan, dan kontrak membantu menjawab

Pengadaan

  • Siapa pemenang, berapa nilainya, siapa pesertanya, dan apa spesifikasi paketnya?
  • Pemenang yang sama berulang atau peserta yang berkaitan perlu digali.
  • Bandingkan dengan perusahaan yang baru berdiri atau tanpa pengalaman serupa.

Harta dan gaya hidup

  • Bandingkan laporan harta pejabat dengan data lain secara hati-hati.
  • Perbedaan bisa punya penjelasan sah: warisan, utang, atau cara pencatatan.
  • Kesimpulan "tidak wajar" butuh pembanding dan konfirmasi.

Jaringan kepemilikan

  • Alamat, pengurus, dan nomor telepon yang sama pada beberapa perusahaan.
  • Perusahaan baru yang tiba-tiba mendapat kontrak besar.
  • Peta jaringan membantu melihat pola dan lompatan.

Hati-hati menyimpulkan

  • Tulis apa yang tercatat, bukan niat atau tuduhan.
  • Gunakan "tercatat", "menurut dokumen", dan "belum ada konfirmasi" dengan jujur.
  • Beri kesempatan menanggapi sebelum tayang (KEJ Pasal 1 dan 3).
Simulasi interaktif

Cari di Mana Dulu?

Baca pertanyaan liputan, pilih sumber resmi yang paling pas untuk memulai. Delapan kasus fiktif.

PT UTAMA ABADIPT Cabang 160%YayasanpengurusCV Mitra40%?siapa pemilik manfaat sebenarnya?AHU, akta, putusan, dan kontrak membantu menjawab
Kasus

Kuis cepat

Orang, Perusahaan, dan Uang ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 4 dari 6  |  ± 25 menit
04

Dokumen, Arsip, dan Data

Mengarsipkan bukti digital, menjaga rantai kustodi, menguji dokumen bocor, dan mengolah data dengan rapi.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

halaman bisa hilangtangkapan + tautan arsip + waktusimpan sebelum menghubungi pihak yang diperiksajejak digital bisa dihapus dalam sekejap
Bukti yang cepat hilang

Simpan Sebelum Hilang

Halaman bisa dihapus, diubah, atau ditutup sesudah Anda mulai bertanya. Arsipkan sejak awal.

halaman bisa hilangtangkapan + tautan arsip + waktusimpan sebelum menghubungi pihak yang diperiksajejak digital bisa dihapus dalam sekejap

Halaman tidak abadi

  • Unggahan dihapus dan situs ditutup, terutama setelah pihak terkait dihubungi.
  • Tanpa salinan, temuan sulit dibuktikan di hadapan editor atau hakim.

Wayback Machine dan Archive.today

  • Menyimpan salinan halaman beserta tanggal; keduanya ada dalam daftar alat Bellingcat.
  • Cocok untuk halaman publik dan umum.
  • Berhati-hatilah: arsip publik dapat dilihat siapa saja.

Simpan sendiri

  • Tangkapan layar halaman penuh yang memuat tautan dan waktu, serta berkas asli.
  • Simpan data pribadi sensitif hanya di tempat aman, bukan di arsip publik.
  • Beri nama berkas yang konsisten dan catat di log.

Otomatisasi

  • Alat seperti Auto Archiver dan Distill.io (dalam daftar Bellingcat) membantu mengarsipkan dan memantau halaman.
  • Periksa ketentuan penggunaan situs dan batas hukum sebelum mengotomatiskan pengambilan data.
Cara menjaga bukti

Dari Temuan ke Berkas yang Bisa Diuji

Berkeley Protocol menyusun kerja investigasi digital menjadi tahap yang berurutan. Praktiknya bisa dipakai redaksi.

halaman bisa hilangtangkapan + tautan arsip + waktusimpan sebelum menghubungi pihak yang diperiksajejak digital bisa dihapus dalam sekejap
TahapPraktikYang dicatat
PencarianCari dengan rencana, bukan acakKata kunci, tanggal, dan sumber yang dicari
Penilaian awalNilai relevansi dan keandalan sebelum mengambilAlasan memilih atau membuang bahan
PengumpulanSimpan berkas asli, tangkapan layar, tautan, dan metadataURL, tanggal dan jam, nama pengambil, perangkat
PelestarianSimpan satu salinan induk yang tidak diubah dan kerjakan di salinan lain; buat cadangan; pertimbangkan nilai hashLokasi simpan dan siapa yang mengakses
VerifikasiUji asal, keaslian, waktu, dan lokasiHasil dan metode pengujian
AnalisisHubungkan bahan menjadi temuanAsumsi, celah, dan alternatif penjelasan
Mengapa penting

Bila berita digugat atau bahan dipakai pihak lain, berkas yang rapi menunjukkan bahwa bahan tidak diubah dan bagaimana temuan diperoleh. Nilai hash adalah sidik digital berkas; bila berkas berubah, nilainya berubah.

Menguji kiriman

Dokumen Datang, Jangan Langsung Percaya

Dokumen bocor bisa asli, asli tetapi dipakai menyesatkan, atau palsu. Uji dulu sebelum menyusun cerita.

halaman bisa hilangtangkapan + tautan arsip + waktusimpan sebelum menghubungi pihak yang diperiksajejak digital bisa dihapus dalam sekejap

Uji dokumen

  • Format, kop, nomor surat, tanggal, tanda tangan, dan gaya bahasa konsisten dengan dokumen asli lain dari lembaga itu?
  • Periksa metadata dokumen: pembuat, tanggal, dan perangkat lunak.
  • Cari dokumen sejenis yang terbit resmi untuk dibandingkan.

Siapa dan mengapa

  • Siapa yang mengirim, dan apa yang mungkin ia inginkan?
  • Lindungi identitas sumber sesuai komitmen (KEJ Pasal 7 soal hak tolak).
  • Pertimbangkan bahwa dokumen bisa sengaja dibocorkan untuk mengarahkan liputan.

Cocokkan dengan manusia dan sumber lain

  • Konfirmasi ke pihak dalam atau pihak yang disebut dalam dokumen.
  • Minta tanggapan resmi dengan memberi waktu yang layak.
  • Cocokkan angka dan nama dengan data resmi.

Sunting sebelum tayang

  • Data pribadi yang tidak perlu publik harus disamarkan.
  • Dokumen berisi data warga biasa perlu pertimbangan khusus (UU PDP).
  • Simpan versi asli dengan aman, terbitkan versi yang sudah disunting.

Amankan dokumen

  • Simpan di tempat yang terenkripsi dengan akses terbatas.
  • Batasi siapa yang memegang salinan.
  • Rencanakan penghapusan setelah proses selesai bila perlu.
Mengolah temuan

Rapikan Data, Rapikan Pikiran

Temuan yang tercecer sulit diuji. Bangun lembar kerja sejak awal dan pakai alat yang sesuai kebutuhan.

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah
KebutuhanAlat contohCatatan
Log bahan dan kronologiLembar kerja (Excel, Google Sheets, LibreOffice)Kolom: ID, sumber, tautan arsip, tanggal akses, status verifikasi, catatan
Membersihkan data berantakanOpenRefine, fungsi lembar kerjaPengetahuan umum; ujicoba pada salinan data
Grafik dan peta untuk laporanDatawrapperTermasuk dalam daftar alat Bellingcat
Mengorganisasi bukti kolaboratifAtlosTermasuk dalam daftar alat Bellingcat; periksa kebijakan data
Mencari lintas dokumen dan data besarOCCRP AlephMesin pencari dokumen dan data untuk jurnalis; akses mungkin perlu akun
Prinsip

Setiap sel temuan harus bisa ditelusuri ke sumber. Pisahkan fakta terverifikasi, dugaan, dan hal yang belum dikonfirmasi dengan kolom status yang jelas.

Pembantu yang perlu diawasi

AI Mempercepat, Bukan Menggantikan

AI membantu pekerjaan berat, tetapi hasilnya harus diperlakukan seperti naskah kontributor baru.

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah

Yang cocok dikerjakan

  • Meringkas dokumen panjang dan menerjemahkan bahan asing untuk dibaca awal.
  • Mengekstrak nama, tanggal, dan angka dari tumpukan teks sebagai petunjuk pencarian.
  • Selalu cocokkan kembali dengan dokumen asli.

Yang berbahaya

  • Mengarang rujukan, kutipan, atau fakta yang terdengar meyakinkan.
  • Mengunggah dokumen bocor atau data pribadi ke layanan yang tidak aman.
  • Bias dan kesalahan terjemahan pada istilah teknis dan hukum.

Waspada pemalsuan

  • Gambar dan suara sintetis makin sulit dibedakan; jangan jadikan tanda visual satu-satunya dasar.
  • Utamakan asal-usul, konfirmasi, dan bukti pendukung lain.

Tanggung jawab tetap di redaksi

  • Peraturan Dewan Pers 1/2025 mengatur penggunaan kecerdasan buatan dalam karya jurnalistik.
  • Catat penggunaan AI dalam log dan beri keterangan bila signifikan.
  • Verifikasi hasilnya sebelum dipakai.
Kuis cepat

Dokumen, Arsip, dan Data ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 5 dari 6  |  ± 20 menit
05

Keamanan, Etika, dan Hukum

Melindungi sumber, tim, dan diri sendiri; menentukan batas etika; serta mengenali garis hukum yang berisiko.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

akun dan perangkatdata tersandiidentitas dijagaamankan sumber, tim, dan diri sendiriancaman dinilai sebelum liputan dimulai
Sebelum mulai

Lindungi Sumber, Tim, dan Diri Sendiri

Berkeley Protocol menyebut keselamatan digital, fisik, dan psikososial. Nilai ancaman sebelum liputan dimulai.

akun dan perangkatdata tersandiidentitas dijagaamankan sumber, tim, dan diri sendiriancaman dinilai sebelum liputan dimulai

Petakan dulu

  • Siapa yang mungkin ingin tahu atau menghentikan liputan ini?
  • Apa yang paling perlu dilindungi: identitas sumber, bahan, atau lokasi tim?
  • Seberapa mungkin dan seberapa parah dampaknya? Putuskan penangkal sebelum berangkat.

Dasar yang sering dilupakan

  • Kata sandi unik dengan pengelola kata sandi, serta autentikasi dua langkah.
  • Pisahkan akun dan perangkat kerja dari urusan pribadi.
  • Perbarui perangkat lunak dan batasi aplikasi yang tidak perlu.

Yang tampak oleh pihak lain

  • Beberapa platform memperlihatkan siapa yang melihat profil atau memantau akun; periksa pengaturan.
  • Hindari memakai akun pribadi untuk menelusuri pihak sensitif.
  • Metadata dan jaringan publik dapat membocorkan lokasi.

Lindungi pesan dan identitas

  • Gunakan saluran terenkripsi yang disepakati dan jelaskan batasnya ke sumber.
  • Jangan menjanjikan keamanan mutlak.
  • Hormati hak tolak untuk melindungi narasumber (KEJ Pasal 7).

Paparan konten berat

  • Menonton rekaman kekerasan berulang dapat melukai penelaah.
  • Batasi paparan, bagi tugas, dan beri jeda.
  • Cari dukungan rekan atau tenaga profesional bila terganggu.
Metode ikut dinilai

Cara Mendapat Informasi Ikut Diperiksa

Berita yang benar tetap bisa bermasalah bila caranya melanggar etika. KEJ Pasal 2 mengatur cara profesional.

BOLEH DIPERTIMBANGKANdata publik dan sumber terbukakepentingan publik jelastidak ada cara laindicatat dan disetujui editorGARIS MERAHmembocorkan data pribadimeretas atau menebak sandimenyamar untuk menipumenyebar alamat rumahmetode ikut diuji, bukan hanya hasilnya

Cara-cara profesional

  • Menunjukkan identitas diri kepada narasumber dan menghormati hak privasi.
  • Tidak menyuap; menghasilkan berita faktual dengan sumber jelas; menghormati pengalaman traumatik narasumber; tidak plagiat.
  • Penggunaan cara tertentu dapat dipertimbangkan sepanjang untuk peliputan investigasi bagi kepentingan publik (penafsiran butir h).

Akun samaran dan penyamaran

  • Mengamati yang publik berbeda dengan menipu seseorang untuk membuka akses.
  • Bila cara tertentu dipertimbangkan: kepentingan publik jelas, tidak ada cara lain, bahaya minimal, disetujui editor, dan dicatat.
  • Jelaskan metode kepada pembaca bila relevan.

Membuka identitas atau alamat

  • Menyebarkan alamat rumah, nomor telepon, atau data keluarga dapat membahayakan orang dan melanggar etik dan hukum.
  • Tulis yang relevan dengan kepentingan publik; jangan membuka lebih dari yang perlu.

Seimbangkan hak

  • Pertimbangkan manfaat bagi publik terhadap kerugian bagi individu.
  • Orang yang tak terkait temuan, misalnya anggota keluarga, perlu dilindungi.
  • Gunakan data seperlunya dan simpan dengan aman.
Risiko

Terbuka Bukan Berarti Tanpa Aturan

Beberapa cara kerja OSINT bersinggungan dengan hukum. Kenali garisnya sebelum melangkah.

BOLEH DIPERTIMBANGKANdata publik dan sumber terbukakepentingan publik jelastidak ada cara laindicatat dan disetujui editorGARIS MERAHmembocorkan data pribadimeretas atau menebak sandimenyamar untuk menipumenyebar alamat rumahmetode ikut diuji, bukan hanya hasilnya
AturanGaris yang perlu dijagaCatatan
UU ITE (UU 11/2008 jo. UU 19/2016 dan UU 1/2024)Mengakses sistem elektronik milik orang lain tanpa hak (Pasal 30), misalnya menebak sandi atau menjebol keamananPasal ini dari pengetahuan pengajar; baca teks resmi. Mengamati yang publik bukan akses ilegal
UU PDP (UU 27/2022)Memperoleh atau mengungkap data pribadi secara melawan hukumUU tidak memuat pengecualian jurnalistik eksplisit; Dewan Pers menyuarakan perlunya. Lihat modul etika dan hukum pers
KUHP baru (UU 1/2023, berlaku 2 Januari 2026)Pencemaran nama baik dan penghinaan (Pasal 433 dan 436)Tuduhan tanpa dasar tetap berisiko; lindungan UU Pers berlaku untuk karya jurnalistik
UU Keterbukaan Informasi PublikAda informasi dikecualikan; permohonan lewat jalur resmiBukan izin memakai data bocor tanpa pertimbangan
UU Hak CiptaMengambil foto, video, dan tulisan orang lainKutip dengan sumber; minta izin bila perlu
UU Pers dan Dewan PersPerlindungan bagi karya jurnalistik; pengaduan ke Dewan PersBerlaku bagi produk pers, bukan unggahan pribadi
Catatan

Materi edukatif, bukan nasihat hukum. Untuk metode yang berisiko, konsultasikan dengan penasihat hukum redaksi sebelum bertindak.

Simulasi interaktif

Di Mana Garisnya?

Nilai tiap metode fiktif: boleh dipertimbangkan, perlu persetujuan editor dan penasihat hukum, atau garis merah. Delapan kasus.

BOLEH DIPERTIMBANGKANdata publik dan sumber terbukakepentingan publik jelastidak ada cara laindicatat dan disetujui editorGARIS MERAHmembocorkan data pribadimeretas atau menebak sandimenyamar untuk menipumenyebar alamat rumahmetode ikut diuji, bukan hanya hasilnya
Kasus

Kuis cepat

Keamanan, Etika, dan Hukum ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 6 dari 6  |  ± 25 menit
06

Kasus dan Proyek

Tiga kasus fiktif, simulasi keputusan investigasi bercabang, rubrik, tantangan proyek, dan sepuluh pegangan.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

KEPUTUSANverifikasikonfirmasitayang cepatberita aman tayangrisiko tinggisetiap pilihan mengubah risiko
Tiga kasus fiktif

Apa yang Terlewat di Sini?

Nama, tempat, dan lembaga seluruhnya rekaan untuk latihan. Diskusikan: apa yang salah, risikonya, dan cara memperbaiki.

CATATANsumber dan waktuKONFIRMASIpihak terkaitBERITAyang tahan ujijejak bukti dari awal sampai tayang

Video yang salah tempat

  • Sebuah portal menayangkan video "banjir bandang di Kota A hari ini" dari grup pesan. Dua hari kemudian pembaca menunjukkan video itu terekam dua tahun lalu di Kota B.
  • Yang terlewat: unggahan paling awal, lokasi, dan konfirmasi ke otoritas.
  • Risiko: ralat, kehilangan kepercayaan, penyebaran hoaks.
  • Perbaikan: ralat tertaut dengan bukti, prosedur verifikasi video sebelum tayang.

Perusahaan bayangan

  • Reporter menemukan PT Cahaya Nusa memenangkan tujuh paket proyek dengan pengurus yang sama dengan CV Mitra Karya. Naskah memakai kata "korupsi" tanpa konfirmasi.
  • Yang terlewat: bahasa indikator, konfirmasi, dan hak jawab.
  • Risiko: keberatan, hak jawab, pengaduan ke Dewan Pers, tuntutan pencemaran nama baik.
  • Perbaikan: tulis "tercatat" dan "menurut dokumen", beri kesempatan menanggapi, siapkan bukti.

Dokumen yang terlalu rapi

  • Dokumen kontrak bocor tampak meyakinkan. Metadata menunjukkan berkas dibuat setelah tanggal yang tertera, dan nomor surat tidak cocok dengan format dinas.
  • Yang terlewat: uji keaslian dan konfirmasi pihak dalam.
  • Risiko: menyebarkan dokumen palsu, dimanfaatkan pihak yang ingin menjatuhkan lawan.
  • Perbaikan: bandingkan dengan dokumen resmi lain, konfirmasi, dan tahan sampai terverifikasi.
Cara membahas

Tulis jawaban kelompok dalam tiga kolom: yang terlewat, dampak pada pihak terdampak, dan perbaikan. Bandingkan antar kelompok.

Simulasi bercabang

Anda yang Memutuskan

Pilih skenario, lalu ambil keputusan di setiap langkah. Pilihan Anda menentukan ke mana liputan bergerak.

KEPUTUSANverifikasikonfirmasitayang cepatberita aman tayangrisiko tinggisetiap pilihan mengubah risiko
Langkah

Alat keputusan

Enam Pertanyaan Sebelum Tayang

Ketuk setiap pemeriksaan yang sudah dilakukan.

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah
Hasil uji
0 DARI 6

Menilai karya

Delapan Ukuran, Skala Satu sampai Empat

Nilai satu proyek investigasi, baik untuk diri sendiri, rekan, maupun fasilitator.

CATATANsumber dan waktuKONFIRMASIpihak terkaitBERITAyang tahan ujijejak bukti dari awal sampai tayang

Latihan kelompok

Satu Pertanyaan, Empat Minggu

Kelompok 3-4 orang merancang dan menjalankan proyek investigasi kecil berbasis data terbuka.

1Pertanyaan2Hipotesis3Sumber4Kumpulkan5Verifikasi6Analisisulangi: temuan baru mengubah pertanyaantulis catatan di setiap langkah
  1. Minggu 1: rumuskan pertanyaan dan hipotesis, petakan sumber, dan siapkan log.
  2. Minggu 2: kumpulkan dan verifikasi bahan dari portal resmi dan sumber terbuka; arsipkan.
  3. Minggu 3: analisis, peta hubungan, dan permohonan informasi publik atau wawancara konfirmasi.
  4. Minggu 4: tulis, minta tanggapan pihak terkait, tinjau etik dan hukum, lalu presentasikan.
  5. Sepanjang proyek: nilai ancaman dan lindungi data pribadi.
  6. Akhir: nilai dengan rubrik dan tulis satu hal yang akan diubah di proyek berikutnya.
Presentasi lima menit

Pertanyaan, tiga bahan terkuat, satu hal yang gagal diverifikasi, dan satu keputusan etik yang dibahas.

Pegangan redaksi

Sepuluh Hal yang Perlu Dibawa Pulang

OSINT yang baik adalah verifikasi yang disiplin, keamanan yang serius, dan etika yang tidak ditawar.

AHU Onlinepemilik perusahaanPutusanriwayat perkaraCitra satelitlokasi dan waktudari petunjuk terbuka ke bukti yang bisa diujiperiksa, catat, arsipkan, konfirmasi
  1. Mulai dari pertanyaan dan hipotesis, bukan dari alat.
  2. Tulis log sejak awal: apa, dari mana, kapan, siapa.
  3. Ukur kekuatan bukti; jangan bergantung pada sumber lemah.
  4. Verifikasi asal, sumber, tanggal, lokasi, dan motif.
  5. Beberapa petunjuk independen lebih kuat daripada satu.
  6. Arsipkan sebelum menghubungi pihak terkait.
  7. Konfirmasi ke manusia dan beri hak jawab.
  8. Lindungi sumber, data pribadi, dan tim.
  9. Metode ikut diuji: tidak ada akses tanpa hak atau penipuan.
  10. Tulis yang tercatat dan terbukti, bukan lebih dari itu.
Rujukan

Daftar Pustaka

Rujukan resmi dan ilmiah yang mendasari modul ini. Portal dan alat sering berubah: periksa versi terbaru.

DOKUMEN ASLIpemilik atau lembagaSALINAN TERPERCAYAarsip resmiKUTIPAN MEDIAcari sumber awalUNGGAHAN ANONIMbutuh pendukungmakin ke bawah, makin perlu penguat independen

Pedoman metodologi investigasi

  1. Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights, & Human Rights Center, University of California, Berkeley, School of Law. (2020). Berkeley Protocol on Digital Open Source Investigations. New York dan Jenewa: Perserikatan Bangsa-Bangsa. https://humanrights.berkeley.edu/programs-projects/tech-human-rights-program/berkeley-protocol. Diakses 21 Oktober 2026.
  2. Hunter, M. L. (Ed.). (2026). Story-Based Inquiry: A Manual for Investigative Journalists (edisi ke-2). UNESCO dan The Centre for Investigative Journalism. https://tcij.org/handbooks/story-based-inquiry/. Diakses 21 Oktober 2026.
  3. Bellingcat. (tanpa tahun). Bellingcat's Online Investigation Toolkit. https://bellingcat.gitbook.io/toolkit. Diakses 21 Oktober 2026.
  4. InVID-WeVerify. (tanpa tahun). InVID Verification Plugin. https://www.invid-project.eu/tools-and-services/invid-verification-plugin/. Diakses 21 Oktober 2026.
  5. International Consortium of Investigative Journalists. (tanpa tahun). Offshore Leaks Database. https://www.icij.org/investigations/offshore/search-offshore-leaks-data/. Diakses 21 Oktober 2026.

Regulasi dan pedoman Indonesia

  1. Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
  2. Dewan Pers. (2006). Kode Etik Jurnalistik (disahkan melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 6/Peraturan-DP/V/2008). Jakarta: Dewan Pers.
  3. Dewan Pers. (2025). Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik (ditetapkan 24 Januari 2025). Jakarta: Dewan Pers. Tersedia di laman Dewan Pers (dewanpers.or.id).
  4. Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
  5. Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 dan UU Nomor 1 Tahun 2024.
  6. Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (berlaku 2 Januari 2026).
  7. Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Portal resmi

  1. Kementerian Hukum Republik Indonesia. (tanpa tahun). AHU Online. https://ahu.go.id. Diakses 21 Oktober 2026.
  2. Komisi Pemberantasan Korupsi. (tanpa tahun). e-LHKPN: Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. https://elhkpn.kpk.go.id. Diakses 21 Oktober 2026.
  3. Mahkamah Agung Republik Indonesia. (tanpa tahun). Direktori Putusan Mahkamah Agung. https://putusan3.mahkamahagung.go.id. Diakses 21 Oktober 2026.

Sumber sekunder

  1. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (tanpa tahun). Hak-hak pemohon informasi (ringkasan tenggat permohonan informasi publik). https://pelayanan.jakarta.go.id/download/publikasi/hak-hak-pemohon-informasi.pdf. Diakses 21 Oktober 2026.
  2. SmartLegal.id. (2025, 20 Oktober). Aturan beneficial ownership direvisi, semua korporasi kini harus lapor. https://smartlegal.id/trending-topic/2025/10/20/aturan-beneficial-ownership-direvisi-semua-korporasi-kini-harus-lapor-sl-gt/. Diakses 21 Oktober 2026.
  3. Hukumonline. (2023, 29 September). UU Pelindungan Data Pribadi dalam kaitannya dengan jurnalis. https://www.hukumonline.com/berita/a/uu-pelindungan-data-pribadi-dalam-kaitannya-dengan-jurnalis-lt6516ea2acbc5c. Diakses 21 Oktober 2026.
  4. Hukumonline. (2026, 15 Januari). Dewan Pers ingatkan risiko pidana bagi wartawan dalam KUHP-KUHAP baru. https://www.hukumonline.com/berita/a/dewan-pers-ingatkan-risiko-pidana-bagi-wartawan-dalam-kuhp-kuhap-baru-lt69697a5c9f129. Diakses 21 Oktober 2026.
Catatan

Materi edukatif, bukan nasihat hukum. Tahapan Berkeley Protocol dirangkum dari pengetahuan pengajar; baca dokumen aslinya. Edisi kedua Story-Based Inquiry: kutipan halaman menyebut tahun 2025, halaman bertanggal 2026. Tenggat permohonan informasi dari ringkasan Pemprov DKI Jakarta; Permenkum 2/2025 dari SmartLegal.id. Pasal 30 UU ITE, OpenRefine, Aleph, dan cakupan SIPP, LPSE, dan portal bursa dari pengetahuan umum; periksa teks resmi dan situs masing-masing.

Penutup

THANK YOU

Butuh diskusi atau kolaborasi lebih lanjut? Silakan hubungi redaksi TILTUP.ID.

ALAMAT REDAKSIJalan A. H. Nasution No. 75, Bandung 40195

TELEPON08567699366

EMAILnewsroom@tiltup.id

Disusun oleh Agung Hardiansyah

◂ Geser kiri atau kanan untuk pindah slide ▸